Relationship

Cara Mendamaikan Pertengkaran dengan Pasangan

Konflik akan selalu ada dan tidak bisa dihindari didalam suatu hubungan, konflik inilah yang membuat hubungan jadi rusak, tidak menyenangkan bahkan menghancurkan. Banyak hal yang bisa menjadi pemicu sebuah konflik, misalkan saja perbedaan cara berpikir, gaya hidup sampai yang terparah adanya orang ketiga.

Jika anda merasa lelah dengan cara yang sudah anda coba lakukan selama ini agar hubungan terjaga baik, mungkin ini saatnya anda mengubah cara mengatasi konflik tersebut. Cobalah belajar untuk bersikap lebih terbuka dan menyadari untuk memahami anda sendiri atau pasangan pastinya membutuhkan waktu.

Namun jikalau anda masih memiliki perasaan sayang, mungkin langkah-langkah berikut ini bisa dicoba untuk mempertahankan hubungan anda.

  • Penyebab Pertengkaran

Yang pertama anda harus mencari tahu apa yang bisa memicu pertengkaran lalu cari juga hal apa lagi yang bisa menambah suasana menjadi semakin panas, misalkan kelelahan, sedang emosi atau stress. Perlu anda sadari sebenarnya pertengkaran akan timbul dikarenakan adanya perasaan kecewa atau benci. Maka hal yang diributkan hanyalah alasan supaya bisa mengeluarkan masalah lain sulit diungkapkan.

  • Apakah Anda Terlibat

Anda harus menyadari terlebih dahulu apakah anda juga terlibat didalam masalah yang memicu pertengkaran tersebut terjadi, walaupun anda merasa pasangan andalah yang salah. Akan tetapi jika anda memang terlibat akuilah kesalahan anda tersebut, dengan begitu frekuensi pertengkaran juga anda akan berkurang.

  • Bicarakan Secara Baik-baik

Sampaikanlah apa yang ingin anda katakan untuk menyelesaikan masalah tanpa emosiUtarakan bahwa anda ingin berbicara untuk menyelesaikan masalah. Dan berikan juga waktu untuk pasangan anda menyampaikan pendapatnya tanpa didebat oleh anda. Sebaiknya anda dengarkan dahulu pendapanya walaupun anda ingin menyela dan merasa jengkel.

  • Menggunakan Bahasa Tubuh yang Baik dan Rasakan Emosinya

Bahasa tubuh kita terkadang tanpa disadari malah akan mempersulit komunikasi, cobalah untuk tidak melipat tangan ke dada, mengarahkan mata keatas atau memalingkan wajah pada saat pasangan anda sedang berbicara.
Dengarkanlah baik-baik karena terkadang ada emosi yang tersirat saat dia berbicara, karena sebenarnya dia tidak bisa mengungkapkan secara langsung keinginannya yaitu kebutuhan emosionalnya. Yang dimaksud dengan kebutuhan emosional adalah rasa aman, cinta, harga diri, kesenangan hingga keintiman fisik yang mungkin selama ini dirasakan masih kurang.

  • Tentukan Solusinya

Jikalau anda dan pasangan masih mau mempertahankan hubungan maka memerlukan pengorbanan dari kedua belah pihak. Anda berdua harus memahami solusi agar suatu permasalahan tidak terus terulang dan dengan segala konsekuensinya jika melanggar kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.

  • Bila Pertengkaran Tidak Berujung

Maka terimalah kenyataan jika kita memang tidak bisa merubah orang lain. Kalau pasangan anda mempunyai sikap yang arogan, bahkan melukai perasaan anda serta lebih mengutamakan egonya itu artinya dia tidak mau diusik atau bisa jadi bentuk pertahanan dirinya. Karena itu jangan coba untuk mengubahnya agar menjadi seperti yang anda inginkan, sebab itu akan melukai perasaan anda sendiri.
Lebih baik anda diam dan pergilah selama beberapa saat dari pasangan anda, hal itu akan memberikan waktu untuk menenangkan diri dan bisa berpikir jernih. Dan tetaplah saling menyayangi dan mau menerimanya hingga pada akhirnya dia berubah menjadi lebih terbuka dan mau mendengarkan anda.